Senin, 23 Juli 2012
On 03.54 by rhaezuandhau ArAEZ in Info Anak No comments
Cikal bakal otak anak mulai terbentuk pada usia kehamilan dini.
Anak sehat dan pintar di sana bermula. Dari situ pulalah, masalah dan gangguan
perkembangan bisa muncul. Kalau mau memiliki anak yang pintar dimulai dari sini
(masa awal kehamilan) karena lempengan otak sudah terbentuk saat usia kehamilan
18 hari. Maka itu, kehamilan tersebut benar-benar harus dipersiapkan, ujar
dokter spesialis tumbuh kembang anak, dr Ahmad Suryawan SpA(K).
Dari bentuk lempengan, pertumbuhan otak dalam janin akan terus
tumbuh. Puncaknya saat kehamilan antara empat bulan hingga enam bulan. Nutrisi
yang baik dan didukung psikis ibu yang stabil akan membentuk sel-sel otak bayi.
Semakin banyak sel otak yang tumbuh, semakin tercipta anak yang cerdas. Untuk
itu, pada masa kehamilan, ibu dilarang stres karena akan memengaruhi
perkembangan sel-sel pembentukan otak.
Setelah bayi lahir, sel-sel otak harus distimulasi agar semakin banyak pembentuk jaringan penghubung sel-sel otak. Masa stimulasi ini, lanjut dokter yang akrab disapa Wawan itu, sangat penting dilakukan sejak dini. Otak anak yang kurang stimulasi tak memiliki jaringan penghubung.
Setelah bayi lahir, sel-sel otak harus distimulasi agar semakin banyak pembentuk jaringan penghubung sel-sel otak. Masa stimulasi ini, lanjut dokter yang akrab disapa Wawan itu, sangat penting dilakukan sejak dini. Otak anak yang kurang stimulasi tak memiliki jaringan penghubung.
Wawan menitikberatkan masalah stimulasi dini agar para orang tua
mengetahui perkembangan anaknya. Sebab, ada masa periode kritis. Saat itu,
pertumbuhan otak anak tidak tumbuh dan tidak berkembang. Periode kritis ini
adalah sebuah kurun waktu dalam pertumbuhan otak anak. Bila didapatkan
gangguan, akan berakibat anak mengalami kelainan perkembangan yang permanen dan
sulit disembuhkan, paparnya di Karawaci, Tangerang, Banten, beberapa waktu
lalu.
Jika gangguan tersebut diketahui sejak dini, masih bisa dilakukan langkah-langkah perbaikan. Namun, jika deteksi terlambat, dikhawatirkan menjadi cacat seterusnya. Karena, pertumbuhan otak itu hanya sampai usia anak enam tahun.
Jika gangguan tersebut diketahui sejak dini, masih bisa dilakukan langkah-langkah perbaikan. Namun, jika deteksi terlambat, dikhawatirkan menjadi cacat seterusnya. Karena, pertumbuhan otak itu hanya sampai usia anak enam tahun.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Search
Popular Posts
Recent Posts
Categories
- Info Anak (3)
- Kesehatan (10)
- Percintaan (1)
Sample Text
Blog Archive
-
▼
2012
(14)
-
▼
Juli
(14)
- 4 Makanan Terbaik untuk Otak
- Manfaat Suara Ibu untuk Pertumbuhan Otak Bayi
- Ingin Punya Anak Pintar? Simak Rahasianya
- Deteksi Kelainan Mata Anak Sejak Bayi
- Berikan Banyak Pujian dan Anak Akan Jadi Hebat
- Seks Bikin Otak Awet Muda
- Inilah Makanan yang Bantu Pikiran Tetap Fokus
- Ini Ancaman Penyakit Dibalik Diet Protein Tinggi
- Ingin Tubuh Ideal Pasca Melahirkan
- Hati-Hati! Salah Diet Bikin Susah Hamil
- Mengurangi Konsumsi Nasi Putih itu Sehat
- Telur Ternyata Lebih Sehat
- Enam Penyebab Anda Sulit Tidur di Malam Hari
- Tanda-Tanda Belum Siap Menikah
-
▼
Juli
(14)
Categories
Diberdayakan oleh Blogger.

0 komentar:
Posting Komentar